
Doa Novena sebagai salah satu bentuk Devosi dalam Gereja Katolik menjadi sangat populer bagi umat Katolik.. Hampir semua tau doa Novena, Doa 9x, selama 9 hari berturut-turut di jam yang sama untuk “memohon” suatu rahmat dan keperluan tertentu.. Tradisi berdoa Novena ini memang sudah ada sejak jaman Gereja Perdana, yakni ketika Para Rasul bersama dengan Maria berdoa menantikan datangnya Roh Kudus..
Akan tetapi dewasa ini, banyak umat
Katolik menjadi bingung dengan doa Novena ini.. Angka 9 dalam novena
menjadi sesuatu yang “keramat” dan juga menjadi “beban” dalam doa..
Bagaimana seharusnya menyikapi? Berikut beberapa fenomena yg sering
terjadi saat berdoa Novena..
1. “Saya berdoa sudah 9X selama 9 hari, tapi doa saya tidak dikabulkan Tuhan”.. Bagaimana ini?
Perlu diketahui bahwa ANGKA 9
dalam NOVENA bukanlah JAMINAN bahwa DOA ANDA PASTI DIKABULKAN TUHAN..
Angka 9 baik jumlah doa maupun hari bahkan di jam yang sama hanyalah
SARANA yg dpt membantu anda untuk berdoa dgn lebih tekun dan rajin..
Berdoa lebih sungguh, juga dengan iman, bukan sekedar mengucapkan
kata-kata doa dalam kertas Novena.. Ingatlah bahwa banyak juga yg berdoa
belum 9 hari tnyt sudah dikabulkan Tuhan, dan St. Monika berdoa selama
20 tahun untuk pertobatan anaknya.. Kuncinya doa kita terjawab sesuai
dengan “WAKTUNYA TUHAN”, bukan waktunya kita dan keinginan kita.. Jangan
sampai kitalah yang mengatur Tuhan bahkan memaksa Tuhan utk memberikan
apa yg kita minta..
2. Saya berdoa Novena sudah 4 hari,
eh hari ke-5 bolong.. atau jam nya ga sama karena ada urusan mendesak..
Bagaimana? saya boleh lanjutkan atau nggak? Atau harus ulang lagi?
Ketentuan dalam sebuah Devosi
(lebih bersifat pribadi) tidak mengikat dan tidak bersifat saklek! Jika
novena tiba2 tidak dapat dilanjutkan JANGAN JADIKAN ALASAN tsb untuk
TIDAK BERDOA.. Seperti yang dikatakan di atas bahwa pengabulan doa tidak
bergantung pada angka 9 dan jam yang sama.. Silakan lanjutkan doa tanpa
harus terbeban dgn ketentuan devosi..
3. Dalam devosi tertentu dikatakan
harus menyalin novena 9 kali dan jika terkabul harus diumumkan di
gereja.. Apakah ini harus dilakukan?
Lihat saja sisi positifnya..
Jika menyalin novena 9 kali/ atau fotokopi tiap hari dan ditaruh di
gereja malah hanya merepotkan, anda dapat meletakkannya setelah novena
selesai dilakukan.. Apa gunanya? Menyebarkan novena spy orang lain dapat
ikut berdoa. Lalu apa gunanya diumumkan di gereja? Bukan sebuah
keharusan, tpi jangan sampai setelah doa kita terjawab kita lupa
mengucapkan terima kasih dan bersyukur atas kemurahan hati Tuhan..
Biasanya, setelah doa terkabul sih, kita lupa dan ga berdoa lagi..
Gereja Katolik sudah memberikan banyak
SARANA pada kita untuk membantu kita dalam berdoa.. Kita punya TIM DOA
yang banyak di surga untuk membantu mendoakan kita,, kenapa kita ga
gunakan rahmat ini untuk berdoa dengan lebih baik?? 
Tuhan memberkati..
Tuhan memberkati..


Tidak ada komentar :
Posting Komentar
terima kasih